Akibat Oli Transmisi Kurang: 8 Dampak & Cara Mengecek

cara mengecek oli transmisi

Akibat Oli Transmisi Kurang – Apa yang akan ditimbulkan akibat oli transmisi kurang? Oli transmisi kurang kerap mengakibatkan kerusakan pada mekanisme transmisi mobil. Pada artikel dibawah ini akan diulas terkait akibat oli transmisi kurang.

Oli transmisi manual memiliki peran penting untuk jaga performa transmisi supaya selalu pada keadaan yang sempurna. Oli transmisi manual ini berperanan untuk memulasi, mendinginkan, dan kurangi gesekan dan panas yang terjadi sepanjang gigi-gigi dalam tranmisi manual ini sama-sama bergesekan.

Oleh karenanya, diperlukan pengecekan secara periodik pada keadaan dan kualitas oli transmisi manual yang dipakai. Untuk pengecekan oli transmisi manual, biasanya sekitar di bentang jarak menempuh 10.000 km sampai 20.000 km. Tetapi seharusnya, masih tetap turuti saran waktu pergantian oli transmisi manual sesuai buku panduan servis kendaraan semasing.

Pengecekan yang sudah dilakukan pada transmisi manual secara periodik ini berperan untuk menahan oli transmisi manual kurang atau seudah watunya ditukar. Beberapa permasalahan lain bisa juga muncul. Berikut adalah beberapa permasalahan yang beresiko muncul akibat oli transmisi mobil kurang.

akibat oli transmisi kurang

Akibat Oli Transmisi Kurang

Terdapat beberapa dampak atau akibat yang akan timbul apabila oli transmisi pada mobil kurang, diantaranya yaitu:

1. Ada suara kasar dari bak transmisi manual

Akibat oli transmisi kurang yang kerap dirasakan pertama kalinya adalah ada suara kasar dari bak transmisi saat mobil masuk gigi dan meluncur. Kadang, suara kasar yang ada, kedengar seperti mendengung, baik pada satu status gigi saja atau pada beberapa status gigi yang lain.

Suara dengungan yang ada seperti saat meluncurkan mobil dengan status gigi mundur, tetapi dengungan yang didengar sedikit kasar dan kedengar di saat mobil jalan maju. Suara kasar yang ada ini disebabkan karena keausan yang terjadi pada elemen transmisi manual sama dalam elemen synchronizer ring yang mulai aus dan membuat gear oblak akibat oli transmisi manual kurang.

Dengungan yang sedikit kasar ini biasanya akan lenyap jika oli transmisi manual ditukar dan berisi jumlah yang cukup sesuai jumlah ukuran detail oli transmisi manual yang direferensikan untuk mobil itu.

2. Gigi persneling mendadak kembali lagi ke netral

Selain itu akibat oli transmisi kurang yang umum terjadi adalah gigi persneling mendadak kembali lagi ke status netral. Beberapa orang yang ngomong istilahnya “nendang balik”.

Keadaan berlangsungnya “nendang balik” kurang lebih semacam ini, saat mobil meluncur, kita mengalihkan gigi transmisi ke gigi 3 dari gigi 2. Untuk sebentar, gigi transmisi telah masuk dan mobil meluncur pada gigi 3. Tetapi selang beberapa saat, gigi transmisi secara mendadak kembali lagi ke status gigi netral tanpa kita menjalankan tuas persneling.

Keadaan ini awalannya sering disebabkan karena oli transmisi manual yang kurang dan mobil masih tetap dipakai untuk periode waktu lama. Mengakibatkan jumlah oli transmisi akan makin sedikit, kualitas olinya hancur, sampai kekurangan oli transmisi manual hingga membuat gigi persneling mendadak kembali lagi ke status netral.

Baca Juga  Transmisi Matic Tidak Mau Pindah Gigi: 5 Faktor & Gejala

3. Mobil sulit masuk gigi persneling

Sulit masuk gigi sering jadi permasalahan yang disebabkan sebagai akibat oli transmisi kurang. Dampaknya pelumasan tidak dapat menjangkau seluruh komponen mesin termasuk bagian synchromesh.

Synchromesh mempunyai peranan untuk sesuaikan perputaran yang terjadi di antara input gear (gigi yang turut berputar-putar besama perputaran input shaft dan mesin) dengan gigi yang hendak dipakai untuk memutar kutub propeller dan roda.

Minimnya pemulasan pada gigi synchromesh akibat oli transmisi, membuat synchromesh yang dengan bahan dasar kuningan jadi cepat aus. Mengakibatkan, kemiripan perputaran di antara gigi input dengan gigi output jadi lebih susah diperoleh hingga menyebakan mobil jadi sulit masuk gigi.

4. Kerusakan pada elemen dalam transmisi

Hal terberat yang dapat terjadi akibat oli transmisi manual kurang adalah berlangsungnya kerusakan elemen dalam transmisi manual ini. Kerusakan yang terjadi bisa berbentuk gigi-gigi transmisi yang rontok dan pecah sampai mengakibatkan transmisi tidak bisa dioperasionalkan dan membuat mobil berhenti.

Rontoknya gigi transmsi ini sering terjadi akibat bearing yang terpasang pada gigi-gigi transmisi ini telah terlampau aus hingga macet dan membuat gigi transmisi dalam status terkunci. Ketika yang serupa, perputaran dari roda -propeler shaft atau dari mesin-input shaft transmisi akan memaksakan gear untuk selalu berputar-putar. Mengakibatkan, gear transmisi ini akan bobol dan hancur kronis.

5. Mekanisme transmisi bisa lebih cepat panas

Mesin mobil keluarkan panas sebuah hal yang lumrah. Gesekan antara elemen mesin mobil saat bekerja akan hasilkan panas. Tetapi, bila mesin terlampau cepat panas, khususnya di bagian transmisi, bisa saja akibat oli transmisi kurang.

Selainnya bekerja menolong performa mekanisme transmisi, oli transmisi bekerja jaga temperatur elemen transmisi. Saat bekerja, elemen transmisi akan hasilkan panas. Oli transmisi bekerja turunkan panas itu hingga mesin tidak terbakar. Bila oli kurang, karena itu mekanisme transmisi semakin lebih cepat panas. Pada keadaan yang kronis, Anda bahkan juga bisa menghirup bau terbakar.

6. Tuas persneling susah digerakkan

Selainnya roda setir, tuas persneling sebagai salah satunya alat untuk mengontrol mobil. Bila elemen ini alami masalah, dapat ditegaskan Anda akan kesusahan mengontrol pergerakan mobil. Rupanya permasalahan semacam ini dapat muncul akibat oli transmisi kurang.

Selainnya untuk menolong kerja mekanisme transmisi, oli transmisi bekerja sebagai pelumas untuk elemen transmisi mobil. Jika oli transmisi kurang, karena itu beberapa komponen itu juga jadi kering hingga makin lama berkarat dan aus. Ini jangan didiamkan kelamaan sebab bisa memunculkan kerusakan tetap pada mekanisme transmisi mobil.

7. Timbulnya Berbau Terbakar

Beberapa ciri oli transmisi kurang yang lain bisa terdeteksi dari berbau aneh yang ada dari mesin mobil anda. Bila anda mencium seperti ada berbau oli terbakar secara mendadak sampai ke kabin mobil, karena itu bisa saja ini karena keadaan mekanisme transmisi yang alami overheating.

Peranan oli bukan hanya dipakai untuk memperlancar gerakan elemen tetapi jaga kestabilan dari temperatur elemen yang diolesi. Panas yang terlalu berlebih pada transmisi ini karena oli transmisi yang menyusut, entahlah karena kebocoran atau karakter cairannya yang telah berbeda kotor.

Baca Juga  Penyebab Mobil Diesel Kurang Tenaga di Tanjakan: 8 Faktor & Ulasan

8. Tanggapan Yang Terlambat

Bila mekanisme transmisi tidak memberi respon sesudah dipindah, karena itu ini menjadi tanda kerusakan pada mekanisme transmisi mobil. Untuk mobil manual, mungkin ini disebabkan karena keausan pada mekanisme kopling mobil. Tetapi bila ini terjadi pada mobil maic, karena itu pemicunya adalah akibat oli transmisi kurang

Cara Mengecek Jumlah Oli Transmisi

Untuk ketahui bila mobil alami akibat oli transmisi kurang sebetulnya benar-benar gampang. Tidak perlu membawa ke bengkel, semuanya orang bisa melakukan sendiri di dalam rumah dengan beberapa cara berikut ini.

cara mengecek oli transmisi

1. Lihat Recikan Oli

Nyalakan mesin mobil dan bukalah tutup lubang pada pengisian oli. Kemudian perhatikan pada lubang itu. Yang penting anda yakinkan adalah bila anda menyaksikan cairan oli seperti busa atau timbulnya recikan oli di sekitar lubang. Bila anda menyaksikan ini karena itu mengisyaratkan bila keadaan mobil anda normal. Tetapi bila tidak teridentifikasi karena itu selekasnya kerjakan tambahan lewat lubang pengisian atau lakukan penggatian oli secepat-cepatnya. Anda dapat lakukan tukar oli mobil secara berdikari di dalam rumah.

Tetapi bila permasalahan ini karena permasalahan yang lain seperti permasalahan pada filter oli dan yang lain. Jadi lebih bagus untuk bawa mobil anda ke bengkel paling dekat untuk dilaksanakan pengujian yang lebih detil.

2. Perhatikan Asap Knalpot

Coba untuk menyaksikan asap yang keluar lewat knalpot atau saluran buangan. Bila mobil keluarkan asap hiam, karena itu pemicu mobil berasap hitam ini bisa saja karena permasalahan dalam mekanisme pemulasan transmisi mobil atau terjadi kebocoran yang mengakibatkan oli jadi turut terbakar saat mesin dihidupkan. Keadaan ini dapat disebutkan lumayan serius karena bila didiamkan terus-terusan membuat elemen yang lain alami kerusakan. Ini jadi pertanda bila mobil sedang kekurangan oli karena jumlahnya oli yang iktu terbakar.

3. Pakai Dipstick

Untuk memakai dipstick ini sebetulnya benar-benar gampang karena ada garis-garis yang memberitahukan bila mobil kekurangan oli. Anda perlu tempatkan mobil pada tempat yang datar dan cairlah dipstick pada mesin mobil anda. Tetapi kerjakan pengujian ini saat keadaan mobil sedang dingin atau belum dihidupkan sama sekalipun. Saat anda lakukan pengujian saat mobil telah digerakkan karena itu sudah pasti membuat pengujian jadi kurang tepat.

4. Dengan Tanda Oli

Cara yang lain untuk ketahui bila mobil sedang kekurangan oli atau mungkin tidak adalah dengan memakai tanda pada speedometer. Anda perlu menghidupkan kendaraan pada status on dan menyaksikan tanda oli. Anda perlu menyaksikan tanda untuk pastikan voluem oli transmisi masih tetap. Bila tidak karena itu selekasnya kerjakan pengisian ulangi pada mekanisme transmisi mobil anda.

Diatas adalah ulasan terkait akibat oli transmisi kurang dan cara mengecek oli transmisi. Semoga dapat menambah wawasan pengetahuan.