Komponen Throttle Body: 3 Bagian Dan Ulasannya

Komponen Throttle Body – Di dalam mesin kendaraan ada beragam komponen satu diantaranya throttle body. Di dalam throttle body ada banyak bagian. Lantas apa komponen throttle body?

Throttle body sebagai satu diantaranya komponen mesin yang berperanan untuk mengatur jumlah udara yang masuk ke mesin baik dengan manual atau secara otomatis (berdasarkan perintah ECU mesin). Posisi atau letak throttle body ada di antara saringan udara dan intake manifold.

Untuk pengaturan udara dengan manual (akselerasi dan deselerasi) dilakukan oleh komponen yang bernama Throttle Valve (terhubung dengan pedal gas), dan pengaturan jumlah udara secara otomatis yang dilakukan oleh komponen Idle Speed Kontrol (ISC).

Maka dari itu, dalam Throttle Body ada beberapa komponen yang bisa penuhi dua kondisi kerja di atas seperti Throttle Valve, Idle Speed Kontrol, Throttle Position Sensor, dan sebagainya sama sesuai konstruksi pada kendaraan. Untuk memperjelas, berikut adalah beragam komponen atau bagian dari throttle body kendaraan.

komponen throttle body

Komponen Throttle Body Pada Kendaraan

Ada banyak komponen atau bagian throttle body salah satunya yaitu:

1. Throttle Position Sensor (TPS)

Komponen pertama throtlle body adalah TPS. Throttle Position Sensor atau TPS adalah salah satu sensor pada proses EFI yang berperan untuk mengukur besarnya pembukaan katup throttle atau katup kupu kupu. Bagian ini langsung terhubung dengan bagian throttle valve dan dipasang sejajar dengan throttle valve lever.

Baca Juga  Fungsi Throttle Body : 3 Peran Dan Komponennya

Saat throttle valve terbuka karenanya saat yang bersamaan Throttle Positon Sensor akan hitung besarnya pembukaan katup dan mengirimi datanya berwujud tegangan ke ECU mesin.

Dengan begitu, karenanya ECU akan kenali berapakah besar katup Throttle valve terbuka sampai bisa digunakan sebagai data inputan buat atur kerja mesin.

2. Throttle Valve

Throttle Valve sebagai katup gas pada throttle body yang berperan sebagai pengatur jumlah udara yang masuk ke intake manifold dengan membuka dan tutup saluran khusus sama sesuai injakan kaki pada pedal gas.

Gerakan buka dan tutup katup Throttle Valve ini sama sesuai gerakan pedal gas. Saat pedal gas di tekan maka akan membuat katup ini terbuka penuh. Sebaliknya saat tidak ditekan maka katup throttle akan menutup saluran.

Kawat baja biasanya digunakan untuk menghubungkan antara throttle body dengan pedal gas. Walaupun beberapa juga sudah menggunakan tipe elektrik. Mekanisme ini sering disebut dengan Drive By Wire.

Saksikan ketidaksesuaian bentuk dari throttle body yang menggunakan kawat baja sama dengan yang menggunakan motor elektrik pada gambar berikut ini.

3. Idle Speed Kontrol (ISC)

Bagian throttle body yang terakhir berupa sebuah lubang yang bernama idle port. Idle port ini dipersiapkan karena saat mesin idling, status throttle valve akan tertutup penuh.

Idle port berperan untuk salurkan udara melalui sebuah saluran by pass saat mesin ada di kondisi idling (stasioner). Tujuannya agar mesin tetap hidup dan memperoleh supply udara yang ideal untuk kerjakan proses pembakaran.

Baca Juga  Fungsi Sistem AC : 4 Peranan Dan Ulasannya

Suplai udara untuk posisi idling berasal dari idle port ini akan dikontrol langsung dari ECU mesin. Hal ini melalui Idle Speed Kontrol, khususnya untuk kondisi Idle Up AC.

Karena itu pada intinya Idle Speed Kontrol (ISC) ini akan mengatur dan menjaga kondisi rpm mesin agar kembali stabil pada rpm idling berdasarkan perintah dari komputer mesin (engine ECU).

Bentuk dan model dari Idle Speed Kontrol ini bisa beragam jenis , tapi umumnya ada 2 model ISC yaitu ISC tipe Stepper Motor, ISC tipe DC Motor. Supaya makin jelas ketidaksesuaian dari kedua tipe ini, saksikan pada gambar ISC berikut ini.

Di atas adalah pembahasan berkaitan komponen throttle body pada kendaraan. Mudah-mudahan bisa menambahkan wacana pengetahuan.

Join the discussion