Fungsi Batang Torak: 6 Peran Dan Ulasannya

Fungsi Batang Torak – Apa fungsi batang torak? Sebagai elemen pendorong penting dalam mesin, kehadiran torak benar-benar diperlukan. Elemen ini seringkali disebutkan sebagai batang piston atau connecting rod.

Batang piston tersambung dengan kutub engkol dan piston yang hendak bekerja bertepatan untuk mengganti tenaga pembakaran dalam mesin jadi tenaga putar ke roda. Beban dan penekanan yang ditemui oleh batang piston ini sangat tinggi, oleh karena itu batang piston sebaiknya kuat, rigid namun tetap enteng supaya tidak menambahkan berat mesin.

Untuk beberapa mobil kekinian sekarang ini, batang piston semakin banyak dibuat dengan memakai bahan baja yang tahan pada penekanan tinggi. Pada beberapa mesin untuk keperluan khusus, batang piston ada pula yang dibuat berbahan titanium. Untuk lebih jelasnya terkait fungsi batang torak akan diulas lebih dalam pada artikel berikut ini.

fungsi batang torak

Fungsi Batang Torak

Batang torak adalah elemen mesin yang terima penekanan tinggi. Bagian ini mengganti gerak lurus piston jadi gerak putar pada kutub engkol. Maka dari itu, torak harus kuat pada regangan dan kaku. Tetapi, di saat yang juga sama harus enteng supaya tidak memerlukan tenaga gerak yang besar.

Secara umum, batang torak dibikin berupa H atau I. Lantas, macamnya ada tiga berdasar penempatannya. Pertama, mode penempatan pressed-in rod. Ke-2, sistem clamped in-rod. Ke-3 ialah floating pin. Walau ada tiga wujud penempatan berlainan, fungsi batang torak masihlah sama, yakni seperti berikut.

1. Penyambung piston dan kutub engkol

Fungsi batang torak yang pertama sebagai penyambung piston dan kutub engkol. Dengan tersambungnya dua elemen itu, karena itu tenaga mesin hasil pembakaran bisa dilanjutkan untuk selanjutnya diganti jadi gerak putar pada kutub engkol.

Baca Juga  Ukuran Etiket Gambar Teknik : Ukuran, Posisi, & Garis Tepi

Bagian batang torak yang tersambung dengan piston ialah ujung namanya small end. Ujung ini disambungkan ke piston lewat elemen namanya piston pin. Sistem penempatannya ada dua, yakni mode semi floating dan full floating. Selanjutnya, ujung batang torak lainnya tersambung dengan kutub engkol. Ujung ini namanya big end yang disambungkan memakai crank pin. Antara big end dan crank pin dipasang connecting rod bearing ber-oli untuk menahan keausan.

2. Mengganti gerak lurus piston jadi gerak putar pada poros engkol

Fungsi batang torak setelah itu untuk mengganti gerak lempeng piston jadi gerak putar pada kutub engkol. Saat mesin bekerja, piston akan bergerak lempeng naik dan turun ikuti kontur dari silinder block yang lempeng.

Pergerakan lempeng piston turun naik dalam silinder ini selanjutnya di lanjutkan oleh batang piston ke arah kutub engkol dan menggerakkan crank pin. Karena konstruksinya kutub engkol dan batang piston saat dipasang, karena itu gerak lempeng turun naik dari piston akan diganti jadi gerak putar pada kutub engkol (kruk as).

3. Pemindah gaya piston ke kutub engkol

Fungsi yang selanjutnya dari batang torak ialah mengalihkan gaya piston ke kutub engkol sekalian menghidupkan momen putar pada elemen itu. Gaya penekanan yang terterima oleh piston sebentar sesudah pembakaran akan dipindah ke kutub engkol lewat batang piston.

Proses perpindahan ini akan menghidupkan tenaga putar (momen putar) pada kutub engkol saat pojok crank pin telah melalui titik pucuknya. Dengan begitu, tenaga yang terterima oleh piston seterusnya dilanjutkan ke bagian batangnya untuk diganti jadi kecepatan sekalian tenaga putar oleh kutub engkol.

4. Pendukung Performa Piston

Selain itu fungsi batang torak ialah simpatisan performa piston supaya bisa bergerak naik dan turun . Maka bila tidak ada batang seher, maka ditegaskan piston cuman diam saja. Mesin juga baru dapat dipakai karena ada pergerakan turun naik pada bagian batang seher yang ini.

Baca Juga  Sistem Pengapian Elektronik : Pengertian, Komponen, Cara Kerja

Dalam masalah ini, bila pada kendaraan Anda tidak ada batang piston karena itu bisa saja kendaraan itu tidak dapat dikemudikan. Bahkan juga bisa jadi ada bagian yang lepas dari silindernya. Bila ini terjadi, karena itu kendaraan Anda akan alami kerusakan yang cukup kronis.

Kenapa hal itu dapat terjadi? Karena bagian ini menolong pergerakan turun naik dari piston, hingga bila tidak ada, jadi tidak ada juga gaya yang hendak dibuat. Akhirnya kendaraan Anda tetap diam dan tidak dapat dipakai.

Kebalikannya, bila pergerakan turun naik itu konstan karena itu kendaraan Anda akan hasilkan pergerakan yang kuat dan nyaman saat dikemudikan. Di sini, konsistensi itu juga tergantung pada connecting rod.

5. Atur Perputaran dengan Kecepatan Tinggi

Fungsi connection roda atau batang torak lainnya ialah atur perputaran mesin supaya tidak alami overheating, karena bila ini terjadi karena itu mesin langsung alami kerusakan kronis. Adapun bagian yang atur perputaran ini namanya bantalan luncur yang ada di bagian big end pada batang seher.

6. Pembangkit momen

Fungsi terakhir dari batang torak yaitu sebagai pembangkit momen. momen akan dibangkitkan oleh bagian ini saat kutub engkol alami perputaran. Bila kutub engkol telah memperoleh dorongan, karena itu bagian ini akan menolongnya berputar-putar dan mesin dapat dipakai.

Diatas adalah fungsi batang torak pada mesin kendaraan. Semoga dapat menambah wawasan pengetahuan.

Join the discussion