Komponen Silinder Roda: 6 Bagian Dan Ulasan

Komponen Silinder Roda – Silinder roda jadi komponen rem tromol yang bermanfaat untuk mengganti penekanan fluida jadi pergerakan yang mekanis. Pada umumnya, ada banyak type silinder roda yang umumnya diketemukan atau digunakan dalam mekanisme rem tromol. Lalu apa saja komponen silinder roda?

Type silinder roda yang berupa dual piston sebagai type yang terpopuler, karena sering digunakan untuk menemani tromol tipe leading dan tipe trailing. Type dual piston mempunyai ciri-ciri yang terbaik oleh baut ke backing plate.

Silinder roda terbagi dalam beberapa bagian seperti bagian wheel cylinder housing, bleeder nut, piston boot, spring dan piston. Jika salah satunya bagian silinder roda tidak bekerja yang baik, maka punya pengaruh pada performa rem tromol keseluruhannya.

komponen silinder roda

Fungsi Silinder Roda

Wheel cylinder atau silinder roda sebagai salah satunya nama komponen dari mekanisme rem terutamanya rem tromol. Di taruh setiap roda yang adopsi rem tromol, wheel cylinder berperan untuk melanjutkan penekanan hidrolik dari master rem untuk gerakkan sepatu rem.

Wheel cylinder ini mengganti tenaga hidrolik yang dibuat dari master rem jadi tenaga teknisi yang berbentuk pergerakan menggerakkan sepatu rem hingga dapat terjadi pengereman sesuai kemauan sopir.

Komponen Silinder Roda

Walau wheel cylinder adalah komponen dari rem tromol, tapi ada pula beberapa bagian pembentuknya yang perannya sama penting. Bila salah satunya komponen saja lumpuh maka memengaruhi wheel cylinder keseluruhannya.

Baca Juga  Komponen Pulley Sekunder: 8 Bagian Dan Ulasan

Tidak cuman hanya itu tapi juga akan memengaruhi performa dari rem tromol. Oleh karenanya Anda harus tahu apa komponen pembentuk dari silinder roda komplet dengan penuturannya di bawah ini.

1. Piston

Komponen yang pertama ini perannya adalah untuk tekan sepatu rem supaya melekat pada bagian tromol rem dan proses pengereman juga terjadi. Pembikinan piston harus akurat dengan silinder agar saat terjadi penekanan dari fluida, karena itu piston akan tergerak.

2. Boots

Disebutkan dengan protective dust, sesuai namanya komponen ini berperan membuat perlindungan silinder dari kotoran dan debu. Karena itu terletak berada di bagian luar silinder dan menyelimuti.

Kotoran dan debu benar-benar gampang untuk masuk ke wheel cylinder yang menjadi pemicu khusus kerusakan. Karena di saat terjadi pengereman kotoran dan debu akan masuk secara cepat. Tanpa boots komponen wheel cylinder akan cepat hancur.

3. Seal Piston

Komponen silinder roda seterusnya adalah seal pada bagian dalam silinder yang perannya adalah untuk rapatkan piston dengan silinder. Baik itu piston dan silinder harus pada keadaan selalu rapat untuk menahan berlangsungnya kebocoran fluida.

Saat terjadi kebocoran karena itu tenaga yang dibuat dari penekanan hidrolik tidak bisa dilanjutkan. Mengakibatkan penekanan pada kampas rem tidak bisa terjadi dan dapat memacu kecelakaan.

4. Compression Spring

Disebutkan sebagai expander spring assembly yang perannya adalah untuk kembalikan status piston ke awalnya. Maksudnya adalah supaya di proses pengereman yang seterusnya tidak ada ketertinggalan.

Baca Juga  Berapa Lama Kipas Radiator Mobil Nyala: Waktu & Cara Kerja

5. Bleeder Socket

Komponen paling akhir ini adalah baut yang menjadi bagian silinder roda untuk buang angin atau menghilangkan saat terjerat pada aliran hidrolik rem. Maksudnya sudah pasti supaya tidak ada blong di saat pengereman.

Angin yang dikompresi jangan ada pada aliran minyak rem, karena bila ada udara akan membuat mekanisme pengereman tidak bekerja dengan maksimal. Bahaya kecelakaan karena rem tidak pakem atau blong juga bisa terjadi.

Langkah hilangkan angin adalah lewat proses pembledingan yakni mengendorkan bleeder socket sekalian tekan pedal rem terus-terusan. Karena itu minyak rem yang keluar juga lancar dan tidak lagi ada buih udara.

6. Body

Body adalah komponen dari silinder roda yang digunakan sebagai jalur atau rumah dari piston silinder. Selain itu bagian ini juga melindungi komponen komponen yang ada didalamnya.

Diatas adalah ulasan terkait komponen silinder roda dan fungsinya. Semoga dapat menambah wawasan pengetahuan.

Join the discussion