Fungsi Intake Manifold: 7 Peran Dan Ulasan nya

Fungsi Intake Manifold – Fungsi intake manifold penting untuk performa mesin. Terutamanya dalam membuat turbulensi udara hingga mengoptimalkan tenaga mesin. Lalu apa saja fungsi intake manifold?

Block silinder mesin adalah tempat berlangsungnya pencampuran udara dan bahan bakar supaya jadi homogen dan berperan optimal untuk mesin. Untuk lebih jelasnya terkait fungsi intake manifold akan diulas lebih dalam pada artikel berikut ini.

fungsi intake manifold

Fungsi Intake Manifold

Saat sebelum mengulas apa fungsi dari intake manifold, silahkan kenalan lebih dulu dengan terletak pada mesin mobil. Elemen ini terpasang pada bagian kepala silinder (silinder head). Tersambung dengan bagian intake valve, biasanya elemen ini dibuat berbahan kombinasi alumunium alloy.

Tetapi dengan perubahan tehnologi dunia otomotif di hari ini, intake manifold kerap dibikin berbahan kombinasi resin plastik. Disamping itu, wujud dan modenya juga kadang berlainan. Ini semua ditetapkan dari design mesin tersebut. Tetapi bagaimana juga memiliki bentuk, perannya juga masih sama. Berikut beberapa fungsi intake manifold pada mesin kendaraan diantaranya yaitu:

1. Aliran Udara ke Mesin

Fungsi intake manifold yang pertama adalah jadi aliran udara ke mesin. Udara yang aslinya di luar akan disedot masuk ke silinder mesin. Tentu saja lewat beberapa bagian, dari saringan udara, throttle bodi, intake manifold, lalu baru masuk ke silinder mesin lewat kepala.

Intake manifold akan kumpulkan semua udara bersin yang sudah disaring secara baik lantas mulai disalurkan ke silinder mesin . Maka intake manifold akan menolong mesin memperoleh udara yang cocok.

2. Atur Saluran dan Volume Udara Sama sesuai Kepentingan Mesin

Fungsi elemen ini cuman diketemukan pada kendaraan yang memakai variable Intake Manifold saja, karena disitu Anda dapat mendapati katup tambahan yang performanya dikendalikan langsung oleh ECU mesin. Fungsi intinya untuk meratakan volume dan saluran udara yang masuk pada silinder mesin setiap putarannya. Saat perputaran mesinnya rendah, karena itu katup akan tutup lubang by pass.

Keadaan ini membuat saluran dan volume udara yang masuk jadi lebih panjang, hingga tenaga yang dibuat berasa optimal. Berlainan keadaan saat mesinnya ada di perputaran tinggi, di mana katup secara automatis terbuka lumayan lebar supaya saluran udara bisa masuk 2x bisa lebih cepat ke mesinnya.

Baca Juga  Komponen Power Steering : 17 Bagian Dan Ulasan

Dalam kata lain, makin cepat perputaran yang dibuat, karena itu makin lebar juga katup itu terbuka untuk sesuaikan volume udara yang masuk pada silinder mesinnya.

3. Membuat Turbulensi Udara

Fungsi lain dari intake manifold adalah membuat turbulensi udara yang nanti masuk ke silinder mesin. Semuanya karena design atau wujud intake manifold yang direncanakan khusus supaya bisa memaksimalkan proses pembakaran yang terjadi pada mesin.

Design ini dapat arahkan saluran udara masuk dengan volume sama sesuai hingga terbentuk turbulensi yang hendak mengucur saat sebelum masuk silinder ruangan bakar. Turbulensi ini bermanfaat supaya pencampuran udara dan bahan bakar lebih optimal dalam silinder mesin . Maka tenaga mesin juga sudah tentu maksimal juga.

4. Kombinasi Udara dan Bahan Bakar Lebih Homogen

Kombinasi udara dan bahan bakar jadi lebih homogen karena intake manifold. Hasil dari proses ini akan mengucur secara bertepatan dalam intake manifold hingga jadi imbang dan homogen. Dengan jadi lebih homogen, karena itu imbas positifnya dapat Anda alami dari segi tenaga mesin yang lebih bagus dibanding awalnya.

Itu empat fungsi intake manifold mobil. Dengan adanya banyak fungsi yang dipunyai, janganlah lupa untuk lakukan service mesin secara periodik.

5. Menyambungkan Karburator

Paling akhir, intake manifold sebagai penyambung di antara karburator dan ruangan bakar semua silinder. Karburator sendiri adalah elemen yang menambah bahan bakar dan udara, dan kombinasi berikut harus dapat sampai ke ruangan bakar silinder, itu fungsi intake manifold.

6. Mendinginkan Silinder Mesin

Intake manifold ikut juga berperanan dalam mendinginkan silinder dan menahan berlangsungnya overheating mesin. Walau tidak langsung, tetapi pendingin (coolant) yang mempernyerap panas mengucur ke kepala silinder lewat intake manifold, hingga turunkan suhu mesin.

7. Membuat Torsi

Intake manifold rupanya mempunyai jalinan kuat dengan performa mobil, seperti torsi dan tenaga yang dibuat. Intake manifold berperan untuk membuat kurva torsi maksimal yang sesuai detail kendaraan. Itu karena ukuran runner intake manifold bisa memengaruhi torsi yang dibuat oleh mesin.

Baca Juga  Dasar Dasar Sensor Otomotif : Pengertian & Jenis

Ada tiga komponen penting untuk dapat hasilkan pembakaran pada mesin, yakni panas, bahan bakar dalam masalah ini dapat berbentuk bensi dan yang banyak dilalaikan adalah oksigen. Itu kenapa udara penting dalam kasus ini.

Bila jumlah oksigen kurang, karena itu pembakaran yang terjadi bisa saja benar-benar kecil hingga kurang cukup untuk hasilkan perputaran (torsi) pada crank shaft karena minimnya dorongan torak atau piston. Nach, jumlah udara ini pasti ada hubungan dengan intake manifold donk.

Bagian Intake Manifold

Pada intake manifold terbagi menjadi dua bagian diantaranya yaitu:

1. Intake Manifold Plenum

Plenum adalah rongga besar di bagian atas manifold. Bagian ini berperanan sebagai reservoir yang memuat udara sampai siap masuk ke silinder. Plenum membagikan udara secara rata ke runner manifold saat sebelum melalui katup masuk (intake valve).

Ukuran plenum rupanya bisa mempengaruhi performa mesin. Manifold aftermarket bisa mempunyai plenum split yang bisa dipisah jadi dua. Design ini mempermudah untuk bersihkan bagian dalam manifold.

2. Intake Manifold Runners

Runner adalah tabung yang bawa udara dari plenum ke intake port tiap kepala silinder (silinder head). Untuk tipe mesin injeksi bahan bakar, ada port untuk injektor bahan bakar pada tiap runner. Bahan bakar diinjeksikan pas saat sebelum udara masuk ke port intake.

Ukuran runner ini terhitung aspek khusus yang terkait performa mesin. Panjang dan lebar runner benar-benar tentukan pucuk horsepower mesin.

Design intake manifold tentukan seberapa banyak dan cepat udara yang masuk. Semua factor dimulai dari diameter sampai ukuran dan wujud plenum dan runner bisa mengganti jumlahnya udara yang masuk.

Diatas adalah ulasan terkait fungsi intake manifold dan bagian bagian nya. Semoga dapat menambah wawasan pengetahuan.