Pemeriksaan Kampas Kopling (Clutch Disc): 5 Faktor & Pengukuran

Pemeriksaan Kampas Kopling (Clutch Disc) – Didalam sistem kopling diperlukan beberapa pemeriksaan dan pengecekan, salah satunya kampas kopling. Lalu bagaimana cara pemeriksaan kampas kopling atau clutch disc?

Saat lakukan pembaruan dan perawatan kopling, ditambah lagi saat ada beberapa gejala yang memberikan rusaknya atau habisnya kampas kopling.

Karena itu salah satunya cara adalah dengan membongkar dan mengeceknya dengan lakukan pengukuran pada clutch disc. Untuk lebih jelasnya terkait pemeriksaan kampas kopling atau clutch disc akan diulas lebih dalam pada artikel berikut ini.

pemeriksaan kampas kopling

Pemeriksaan Kampas Kopling (Clutch Disc)

Terdapat beberapa pekerjaan yang perlu dilakukan untuk pemeriksaan kampas kopling atau clutch disc pada kendaraan diantaranya yaitu:

1. Secara visual

Pemeriksaan kampas kopling atau clutch disc yang pertama adalah keadaan kanvas, check kemungkinan dari terbakar atau kotor oli. Kamvas yang terbakar akan warna hitam, dan memunculkan arang warna hitam-hitam. Sementara jika ada oli, coba dicheck seal yang ada di transmisi.

2. Ketebalan kampas kopling

Selanjutnya kampas kopling dicheck tebalnya dengan memakai periode sorong, dengan kedalaman minimum 0,3 mm. Jika melewati karena itu kampas kopling perlu ditukar. Disamping itu dicheck sisi naf dan karet/pegas.

Pergantian kampas kopling dilaksanakan dengan cara melepaskan kampas kopling lama dengan menghancurkan paku kelingnya dengan bor, memasangkan kampas kopling baru dengan paku keling baru dengan posisi bersilang. Kerjakan pengujian kerataan dan keolengan pelat kopling dengan kontribusi roller instrument dan dial tanda.

Baca Juga  Sistem Pengapian Elektronik : Pengertian, Komponen, Cara Kerja

3. Pemeriksaan torsion dumper

Pemeriksaan kekocakan atau kerusakan torsion dumper. Bila diketemukan kekocakan dan kerusakan pada torsion dumper, tukar dengan pelat kopling unit baru.

4. Pemeriksaan jalur hub

Pemeriksaan keausan atau kerusakan jalur-alur hub. Tautkan/ kenakan pelat kopling pada input shaft transmisi, pelat kopling harus bergerak secara mudah tapi tidak kendur. Bila macet atau kendur tukar dengan pelat kopling baru.

5. Pemeriksaan run out

Pengukuran kampas kopling terakhir yaitu run-out pelat kopling. Dengan roller-instrumen (mesin/alat-pemutar) dan dial tanda periksalah run-out pelat kopling! Jika run-out melewati 0.8 mm, ubahlah pelat kopling sama yang baru.

Tanda Kampas Kopling Aus

Selain itu apabila kampas kopling aus akan timbul beberapa tanda atau ciri kerusakan yang muncul diantaranya yaitu:

  1. Perputaran mesin bertambah. Sebagai contoh pada gigi 3 kecepatan 60 km/jam umumnya 2000 rpm. Tetapi jika ada keausan pada kampas kopling menjad 3000 rpm.
  2. Tercium berbau gosong dan kopling bisa terjadi selip saat naik atau berat beban.
  3. Untuk kopling hidrolik yang memakai minyak kopling umumnya pedal kopling berasa semakin tinggi saat terlepas pedal kopling dan Kopling berasa lebih berat dan mesin ngaung saat mobil ingin jalan ataupun waktu melepaskan pedal kopling dan kecepatan mobil lamban naiknya atau yang lebih kronis adalah mobil tidak ingin jalan saat terlepas kopling.
Baca Juga  Ukuran Garis Tepi Gambar Teknik: 5 Ukuran Dan Ulasan

Cara Mengecek Kampas Kopling Mobil

Cara check keadaan kampas kopling mobil :

  1. Mesin dihidupkan ambil rem tangan atau handrem,
  2. Saran gigi 1, terlepas kopling perlahan-lahan kaki kanan dalam status mencapai rem dan gas perlahan-lahan,
  3. Bila pedal kopling telah lepas tapi mesin tidak mati karena itu kampas kopling telah habis

Diatas adalah ulasan terkait pemeriksaan kampas kopling atau clutch disc. Semoga dapat menambah wawasan pengetahuan.