Penyebab Relay Starter Rusak: 13 Faktor Dan Ulasan

Penyebab Relay Starter Rusak Dan Ulasan – Kerusakan pada relay starter dapat menyebabkan masalah yang berhubungan dengan starter. Hal ini seperti mesin yang sulit untuk dinyalakan atau tidak dapat menyala sama sekali. Kerusakan pada relay starter juga dapat menyebabkan arus listrik yang tidak stabil. Apabila dibiarkan dapat menyebabkan kerusakan pada komponen lain dalam sistem kelistrikan kendaraan.

Penyebab relay starter yang rusak dapat beragam, mulai dari kontak relay yang korosi, koil relay yang rusak, saklar relay yang tidak berfungsi dengan baik, konsumsi arus yang berlebihan, hingga kegagalan pada sistem kelistrikan lain. Beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan kerusakan pada relay starter antara lain kurangnya perawatan, sobekan atau kerusakan pada kabel, overheating, overloading, kelelahan mekanik dan elektrik, tekanan yang tidak sesuai, serta lingkungan yang tidak sesuai.

Untuk mengatasi masalah ini, perlu dilakukan diagnosis dan perbaikan pada relay starter yang rusak sesuai dengan penyebab yang ditemukan. Ini penting agar sistem kelistrikan kendaraan dapat berfungsi dengan baik dan menghindari kerusakan pada komponen lain yang dapat menyebabkan kerugian yang lebih besar.

penyebab relay starter rusak

Penyebab Relay Starter Rusak

Relay starter dapat rusak karena beberapa alasan. Berikut beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab relay starter rusak diantaranya yaitu:

1. Kerusakan pada kontak relay

Penyebab relay starter rusak yang pertama yaitu kerusakan pada kontak relay. Kontak relay merupakan bagian yang menghubungkan dan memutuskan arus listrik yang mengalir ke starter. Kerusakan pada kontak dapat terjadi karena korosi atau pemakaian berlebihan, yang menyebabkan kontak tidak dapat menghubungkan atau memutuskan arus dengan baik sehingga relay tidak dapat bekerja dengan baik.

Baca Juga  Cara Mengatasi Fuel Pump Lemah: 3 Prosedur Dan Ulasannya

2. Kerusakan pada koil relay

Koil relay merupakan bagian yang digunakan untuk mengubah arus listrik yang rendah menjadi arus yang lebih tinggi. Kerusakan pada koil dapat terjadi karena korsleting atau kerusakan internal, yang menyebabkan arus yang dibutuhkan tidak dapat dihasilkan sehingga relay tidak dapat bekerja dengan baik.

3. Kerusakan pada saklar relay

Saklar relay merupakan bagian yang digunakan untuk mengendalikan kontak relay. Kerusakan pada saklar dapat terjadi karena korosi atau pemakaian berlebihan, yang menjadi penyebab saklar tidak dapat berfungsi dengan baik sehingga relay starter tidak dapat bekerja dengan baik atau rusak.

4. Konsumsi arus yang berlebihan

Relay harus mengkonsumsi arus yang cukup untuk bekerja dengan baik, jika arus yang dikonsumsi terlalu tinggi dapat menjadi penyebab relay starter rusak atau komponen lainnya.

5. Kegagalan sistem kelistrikan lainnya

Relay dapat rusak jika terjadi kegagalan pada sistem kelistrikan lainnya seperti alternator yang rusak atau baterai yang lemah, yang menjadi penyebab arus listrik yang tidak stabil sehingga relay tidak dapat bekerja dengan baik.

6. Kurangnya perawatan

Relay yang tidak diberi perawatan yang cukup dapat menyebabkan kontak, koil atau saklar menjadi korosi atau kotor. Hal ini dapat menyebabkan arus listrik yang tidak stabil atau tidak cukup untuk mengoperasikan relay dengan baik.

7. Sobekan atau kerusakan pada kabel

Sobekan atau kerusakan pada kabel yang menghubungkan relay dengan komponen lain dapat menyebabkan arus listrik yang tidak stabil atau tidak cukup untuk mengoperasikan relay dengan baik.

Baca Juga  Merk Roller Terbaik: 5 Jenis Dan Ulasannya

8. Overheating

Relay yang terlalu panas dapat menyebabkan kerusakan pada koil atau komponen lainnya. Hal ini dapat terjadi jika relay digunakan dalam kondisi yang tidak sesuai atau jika tidak diberi perawatan yang cukup.

9. Overloading

Relay yang digunakan untuk mengendalikan beban yang terlalu besar dapat menjadi penyebab rusak nya relay starter pada koil atau komponen lainnya. Hal ini dapat terjadi jika relay digunakan untuk mengendalikan beban yang lebih besar dari yang ditentukan dalam spesifikasi.

10. Kelelahan mekanik

Relay yang digunakan secara berlebihan atau digunakan dalam kondisi yang tidak sesuai dapat menyebabkan kerusakan pada komponen yang disebabkan oleh tekanan yang berlebihan atau gerakan yang tidak sesuai.

11. Kelelahan elektrik

Relay yang digunakan dalam kondisi yang tidak sesuai dapat menyebabkan kerusakan pada komponen yang disebabkan oleh arus yang berlebihan atau tegangan yang tidak sesuai.

12. Tekanan yang tidak sesuai

Relay yang digunakan di bawah atau di atas tekanan yang sesuai dapat menyebabkan kerusakan pada komponen yang disebabkan oleh tekanan yang tidak sesuai.

13. Lingkungan yang tidak sesuai

Penyebab terakhir relay starter rusak adalah lingkungan yang jelek. Relay yang digunakan dalam lingkungan yang tidak sesuai seperti udara yang terlalu lembab, debu atau suhu yang tidak sesuai dapat menyebabkan kerusakan pada komponen yang disebabkan oleh kondisi lingkungan yang tidak sesuai.

Penyebab pasti kerusakan relay starter dapat ditentukan dengan mengecek kondisi fisik relay dan mengecek arus yang mengalir ke relay. Semoga dapat menambah wawasan pengetahuan.

Ayo Cilacap - - - -