Fungsi Kabel Kopling: Peran Dan Tanda Kerusakan

Fungsi Kabel Kopling – Jika kita lihat selain kampas kopling, dan penekan masih banyak bagian lain, salah satunya kabel kopling. Walaupun hanya kabel atau sering dikenal olor, namun memiliki peranan penting. Lalu apa fungsi kabel kopling?

Perlu di kenali jika Sistem kopling atau clutch sistem pada suatu kendaraan sebagai salah satunya sistem penting dari sistem pemindah tenaga kendaraan atau sistem power train.

Untuk meneruskan tenaga dari tuas ke mekanisme kopling diperlukan penghubung yaitu dengan kabel kopling ini. Untuk lebih jelasnya terkait fungsi kabel kopling akan diulas lebih dalam pada artikel berikut ini.

fungsi kabel kopling

Fungsi Kabel Kopling

Part yang sangat penting dan sebagai penghubung tidak lain dan tidak bukan adalah kabel kopling. Masalah fungsi, kabel kopling itu sebagai penyambung di antara tuas kopling manual di setang dengan piranti yang bekerja dalam bak kopling khususnya pada motor manual.

Kabel kopling dibuat dari inti baja kawat yang terbungkus dalam kulit karet yang memiliki fungsi untuk memindahkan tenaga mesin ke elemen kopling. Kabel kopling pastikan Anda dapat mencapai pedal kopling dan sistem transmisi bekerja secara lembut.

Sistem kerja kabel kopling bergerak saat pedal kopling didesak, peran kabel kopling menarik persambungan kopling untuk memberi keamanan pada transmisi saat lakukan perubahan. Kabel ini bekerja di bawah penekanan tinggi saat Anda mencapai pedal kopling dan rawan pada keausan dan kerusakan. Kabel kopling cuma ada pada kendaraan atau mobil dengan transmisi manual.

Baca Juga  Siklus AC Pada Mobil: 5 Aliran Dan Ulasannya

Jadi dapat dipahami, begitu keutamaan peran kabel kopling di motor manual. Dalam ukuran normal, usia gunakan umumnya yang membuat kabel kopling putus. Karena itu, dibutuhkan perawatan secara periodik supaya perangkat ini tahan lama. Tetapi kalau telah putus, ingin tidak ingin harus ditukar baru. Nach, saat sebelum terjadi hal tersebut, ada tanda-tanda yang bisa saja pertanda.

Tanda Kabel Kopling Putus

Terdapat beberapa gejala atau tanda yang muncul apabila kabel kopling putus diantaranya yaitu:

  1. Bagian atas yang ada di tuas kopling atau area setang, semakin banyak menjadi tempat putusnya kabel kopling.
  2. Sebelumnya kabel kopling putus, ada yang dapat menjadi pertanda jika hal itu akan terjadi. Umumnya saat tuas kopling diambil, kedengar seperti bunyi kretek-kretek. Jika itu terjadi, secepat-cepatnya lakukan pergantian part itu. Saat sebelum justru buat sulit saat perjalanan
  3. Menempatkan lubang setel di setang, mengarah ke bawah. Supaya debu atupun air tidak masuk ke rumah kabel dan menimbun kotoran atau justru kabel kopling jadi karatan.
  4. Sebaiknya memasangkan karet perlindungan buat tuas kopling. Supaya tidak banyak debu yang masuk rumah kabel kopling

Diatas adalah fungsi kabel kopling dan tanda kabel kopling putus atau harus diganti. Semoga dapat menambah wawasan pengetahuan.