cara cek koil motor

Cara Cek Koil Motor: 5 Cara Dan Ulasannya

Cara Cek Koil Motor – Koil motor meskipun jarang mengalami kerusakan namun tetap perlu dilakukan pengecekan. Lalu bagaimana cara cek koil motor?

Koil motor yang hancur tentunya akan menggangu performa mesin. Pasalnya koil adalah elemen terpenting pada sepeda motor. Fungsinya memberikan dukungan mekanisme pengapian pada busi, dengan cara meningkatkan tegangan listrik yang dari battery atau accu.

Koil pada bidang pengapian motor menjadi satu diantara sisi penting, saat part ini telah kurang kuat atau hancur secara performa mesin motor akan endut-endutan, bahkan juga kadang mesin sulit hidup.

Sebetulnya koil sebagai part yang jarang-jarang hancur, tetapi bersamaan penggunaan yang sekian tahun tentu ada segi pengurangan performa bahkan juga mati. Di sini bagaimana kita ketahui dengan manual bila koil tidak dapat kembali bekerja optimal.

Jika keadaan koil alami kerusakan, automatis membuat performa pengapian terusik dan mengakibatkan motor dapat brebet dan berhenti di jalan. Tetapi untuk memperhitungkan koil motor yang hancur sebenarnya dapat terdeteksi lebih awal. Berikut cara cek koil motor yang akan diulas lebih dalam pada artikel berikut ini.

cara cek koil motor

Cara Cek Koil Motor

Sudah diketahui, umumnya mekanisme pengapian pada motor keluaran terkini telah memakai Capasitive Discharge Ignition (CDI) dan hampir sudah tidak ada yang memakai mekanisme pengapian konvensional atau platina.

Mekanisme pengapian pada kendaraan motor sendiri mempunyai bagian-bagian, dimulai dari spul, accu , CDI, pulser, busi, dan koil. Semua elemen ini harus bekerja dengan mekanisme yang bagus dan kerusakan pada satu diantaranya mempunyai potensi membuat motor tidak berhasil hidup. Dan salah satunya elemen yang sering memiliki masalah ialah koil.

Cara cek koil motor bisa dilaksanakan memakai multitester, spark socket tester, dan ignition tester. Sudah pasti diperlukan pengetahuan khusus untuk memakai beberapa alat itu. Tetapi tidak boleh cemas karena ada cara manual untuk memeriksanya. Berikut beberapa cara untuk cek koil motor:

1. Cabut Kop dan Busi

Cara pertama kali yang harus kamu kerjakan untuk mengetahui atau cek kerusakan pada koil motor ialah lebih dulu mengambil kop dan busi, maka kelihatan ke-2 ujung kabel yang ke arah kumparan primer dan kumparan sekunder.

Baca Juga  Cara Mengetahui Frekuensi Remote Mobil & Kloning

2. Lekatkan ujung kabel koil ke massa

Selain itu untuk cara cek keadaan koil motor, lekatkan ujung kabel koil ke massa dalam jarak sekitaran 1 cm. Massa yang diartikan ialah benda logam yang bisa mengantarkan listrik, jika sulit mendapatinya, baut pada motor dapat kamu menjadikan alternative sebagai massa untuk memeriksanya.

Sesudahnya, putar kunci contact ke On, selanjutnya hidupkan starter motor dan di saat yang bertepatan lekatkan ujung kabel koil ke massa atau baut barusan, dan lihat keadaan recikan api yang dibuat.

Jika keadaan recikan api warna merah, itu mengisyaratkan koil motor yang hancur atau mulai menurun, hingga tidak sanggup mengantarkan daya listrik yang besar. Tetapi jika recikan api masih kelihatan warna biru, karena itu pertanda koil masih juga dalam kondisi yang baik atau maknanya masih bisa bekerja meningkatkan tegangan listrik ke busi.

Tetapi disamping itu, kamu bisa juga coba tempelkan kabel koil barusan ke bagian bodi mesin. Jika terjadi recikan api, janganlah lekas simpulkan koil pada kondisi yang baik. Kamu harus memeriksanya kembali dengan memasangkan busi, jika rupanya tidak ada recikan api, memiliki arti koil motor yang hancur atau telah pada keadaan kurang kuat hingga tidak berperan dengan maksimal.

Apabila sudah begitu, seharusnya selekasnya tanyakan dengan teknisi bengkel berlangganan masalah peluang koil motor yang hancur. Dalam langkah ini jika mendapati motor kamu mulai memperlihatkan tanda-tanda berhenti atau tersendat-sendat atau brebet, dan koil masih menyembur recikan api biru, memiliki arti ada elemen yang hancur.

3. Mesin mendadak mati

Cara cek koil motor yang bisa kamu kerjakan untuk ketahui koil pada kondisi yang tidak bagus yaitu dengan melihat keadaan mesin saat panas atau setelah lakukan perjalanan yang jauh. Janganlah lekas matikan mesin, diamkan mesin pada kondisi idling.

Jika mesin motor mendadak mati, karena itu sangkaannya mekanisme pengapian ada permasalahan. Anggapan umum, tidak ada pembakaran pada ruangan mesin hingga mesin motor mati dan sulit untuk dihidupkan.

Baca Juga  Jalur Kiprok Grand : 4 Jalur Dan fungsinya

Cara Cek Koil Motor Dengan Alat

Untuk cara cek koil motor kurang kuat dapat memakai dua cara yakni menghitung tegangan pucuk koil dan menghitung tahanan pada kumparan primer dan sekunder. Alat yang dbutuhkan untuk menghitung tahanan dapat memakai avometer dan bila ingin menghitung tegangan pucuk koil memerlukan avometer dan peakvoltage adaptor.

Untuk menghitung tahanan koil keadaan sepeda motor harus pada kondisi dingin dengan temperatur 20 derajat celcius dan harus ketahui besaran tahanan standard dari koil itu. Berikut ulasannya:

1. Kumparan Primer Koil Motor

  • Seting avometer pada ohm / kendala dengan rasio (ohm x 1)
  • Kabel positive (+) tester ke kabel plus koil yang menyambung ke CDI / ECU.
  • Kabel negative (-) tester ke massa koil.
  • Saksikan dan check hasil pengukur.

2. Kumparan Primer Koil Motor

  • Seting avometer pada ohm / kendala dengan rasio (ohm x 1K)
  • Kabel positive (+) tester ke kabel besar koil ke arah busi
  • Selain itu untuk ujung satunya pada tester ke kabel positive koil yang masuk ke CDI / ECU.
  • Saksikan dan check hasil pengukur.

Spesifikasi Hambatan Dan Tegangan Koil Motor

Untuk tegangan koil motor minimal harus 100 volt bila kurang dari angka itu kemungkina besar koil alami kerusakan, tetapi sebaiknya dilaksanakan pengukur jumlah tahanan yang ada pada koil. Berikut beberapa standar atau spesifikasi cara cek koil motor melalui tahanan:

1. Yamaha Xeon Karbu 125

  • Tahanan Kumparan Primer Koil 0,32 – 0,48 ohm
  • Kumparan Sekunder Koil 5,68 – 8,52 kilo ohm

2. Yamaha XMAX 250

  • Kumparan Primer Koil sebesar 2,16 – 2,64 ohm
  • Tahanan Kumparan Sekunder Koil 5,68 – 8,52 kilo ohm

3. Honda Win 100

  • Kumparan Primer Koil sebesar 0,4 – 0,9 ohm
  • Tahanan Kumparan Sekunder Koil 13,83 kilo ohm

4. Honda Tiger

  • Kumparan Primer Koil sebesar 0,4 – 0,8 ohm
  • Tahanan Kumparan Sekunder Koil 13,47 kilo ohm

Diatas adalah ulasan terkait cara cek koil motor baik tanpa alat maupun menggunakan alat. Semoga dapat menambah wawasan pengetahuan.

Join the discussion