Komponen Setir Mobil: 8 Bagian Dan Ulasan

Komponen Setir Mobil – Tanpa komponen setir mobil, kendaraan beroda 4 itu tidak bisa berjalan baik. Ke-3 komponen itu adalah ball joint, tie-rod, steering house, dan yang lain. Apa fungsi dari ke-3 komponen setir mobil itu?

Sistem kemudi pada mobil mempunyai fungsi khusus untuk atur arah kecepatan kendaraan dengan cara berbelokkan roda depan supaya berbegrak sesuai perputaran roda kemudi (setir). Untuk fungsi sistem kemudi yang lain yang lebih komplet, silakan baca pada artikel 5 fungsi sistem kemudi yang pernah di-publish awalnya.

Terkait bagian bagian dari sistem kemudi mobil ini bergantung dari mode dan type kendaraan yang dipakai. Walau demikian, sistem kemudi ini mempunyai 4 komponen khusus yakni Steering Wheel, Steering Column, Steering Gear, dan Steering Linkage.

Tanpa beragam bagian itu karena itu kemudi kendaraan tidak bisa berperan. Untuk memperjelas berkaitan komponen setir mobil dan perannya akan dibahas lebih pada dalam artikel di bawah ini.

komponen setir mobil

Komponen Setir Mobil

Selain yang telah disebut sebelumnya, komponen lain dari sistem setir mobil manual adalah steering wheel, steering column, steering gear box, steering linkage, dan dust boot, berikut ulasannya:

1. Ball joint

Komponen ini seperti bola, sama dengan namanya. Bagian ini harus berada di di antara ikatan komponen. Fungsi ball joint adalah sebagai sumbu yang berperanan mengganti arah dari sudut roda . Maka karena memiliki bentuk yang seperti bola, komponen ini dapat mengganti arah secara fleksibel dan lembut.

Baca Juga  Fungsi Venturi Pada Karburator: 2 Peran & Cara Kerja

Pada ball joint ada karet penutup supaya pelumasnya masih tetap bertahan. Tapi tetap ball joint akan gampang hancur jika mobil kerap menghajar lubang jalan dengan kecepatan tinggi. Jika tidak dikasih pelumas secara baik gesekan komponen semakin lebih kuat hingga setir dapat berbeda arah.

Cara memeriksa keadaan ball joint adalah dengan mengangkat roda lalu menggoyangkannya secara vertikal. Jika roda bergoyang, peluang ball joint perlu ditukar.

2. Tie-rod end

Komponen setir mobil satu ini berperan sebagai tangkai penerus kemudi yang arahkan sudut roda dari roda kemudi. Long tie rod dipakai oleh mekanik di bengkel saat atur sudut roda saat lakukan spooring.

Cara mengecek keadaan komponen ini seperti memeriksa ball joint. Namun pergerakan yang sudah dilakukan adalah secara horizontal. Jika ada pergerakan bebas, pertanda tie rod end peluang perlu ditukar. Masalahnya bila komponen setir mobil ini hancur, arah dari kemudi tidak dapat sampai ke roda.

3. Steering house (rumah setir)

Pekerjaan khusus steering house adalah mengganti pergerakan putar kemudi jadi vertikal supaya tida bisa diarahkan ke kanan dan kiri. Penataan gerak bebas kemudi benar-benar tentukan perputaran kemudi. Jika terlampau sedikit, putarannya akan berasa berat, dan jika kebanyakan menjadi pertanda komponen telah aus. Maknanya penataan gerak bebas tentukan ketepatan berkendaraan.

Kamu dapat atur ulangi gerak bebas kemudi. Tetapi, umumnya as atau rak guide yang aus akan membuat gerak bebas kemudi semakin bertambah.

Baca Juga  Siklus AC Pada Mobil: 5 Aliran Dan Ulasannya

4. Roda kemudi

Steering wheel atau roda kemudi berada pada bagian dalam kabin mobil. Perannya adalah sebagai pengontrol sistem kemudi sesudah sopir. Maka sopir bisa berbelokkan status roda depan memakai roda kemudi ini. Ada tiga wujud roda kemudi, roda kemudi besar, roda kemudi kecil, dan roda kemudi ellips.

5. Steering column

Bagian setir mobil selanjutnya adalah steering column. Bagian ini dipasang langsung pada body mobil memakai bracket column type breakaway agar bergerak naik dan turun. Komponen ini mempernyerap energi style dorong dari kemudi saat terjadi tubrukan.

6. Steering gear box

Steering gear box berperan untuk arahkan roda depan. Disamping itu berperan sebagai gigi reduksi supaya kemudi jadi lebih enteng. Biasanya perbedaan reduksi dan steering gear ini sekitaran 18-20 : 1.

7. Steering linkage

Komponen steering linkage ni mempunyai komponen kembali, yakni rod dan arm. Fungsi dari komponen setir mobil ini adalah melanjutkan tenaga gerak dari steering gear ke roda depan.

8. Dust Boot

Komponen yang paling akhir dari setir mobil adalah dust boot. Komponen ini berperan membuat perlindungan rak dari kotoran, dapat debu atau lainnya. Dust boot cukup lentur karena dibuat dari karet, sehingg sanggup ikuti gerak rak shaft.

Diatas adalah ulasan terkait komponen setir mobil dan fungsinya. Semoga dapat menambah wawasan pengetahuan.

Ayo Cilacap - - - -