Fungsi Lower Arm Pada Kendaraan: Peran Dan Ulasan

Fungsi Lower Arm – Lower Arm seringkali dinamai lengan ayun bawah, kontrol arm, atau disebagian daerah ada yang mengatakan bernama apar-apar bawah. Lalu apa fungsi dari lower arm pada kendaraan?

Lower arm biasa dinamai lengan ayun bawah atau kontrol arm. Komponen satu ini mempunyai letak yang paling bermacam bergantung pada tiap tipe dan type mobil. Disamping itu, lower arm mempunyai mode yang cukup bervariatif, misalkan pada mode suspensi ganda wishbone yang mana lower arm nya seperti huruf A, terus ada pula suspensi dengan tipe suspensi macpherson dengan mode lower arm seperti huruf L.

Disamping itu, pada beberapa mode suspensi yang lain, ada lower arm yang berwujud serupa dengan huruf I. Untuk lebih jelasnya terkait fungsi lower arm pada kaki kaki kendaraan akan diulas lebih dalam pada artikel berikut ini.

fungsi lower arm

Pengertian Lower Arm

Lower arm sering disebutkan juga bernama lengan ayun bawah, apar-apar bawah, atau kontrol arm. Letak komponen ini sangat bermacam, bergantung pada tipe dan type mobil. Modenya juga ikut bervariatif.

Misalkan, mode suspensi ganda wishbone yang lower arm-nya seperti huruf A. Lantas, ada suspensi tipe macpherson dengan mode lower arm seperti huruf L. Disamping itu, pada beberapa mode suspensi yang lain, ada lower arm yang berwujud seperti huruf I.

Baca Juga  Letak Relay Avanza: 3 Posisi Dan Ulasannya

Fungsi Lower Arm

Lower arm atau lengan ayun bawah alias kampak bawah ini mempunyai fungsi yang penting, yaitu sebagai pemegang knucle di mana roda kendaraan akan terpasang di bagian ini. Selain fungsi untuk menggenggam bagian knucle, lower arm atau yang disebutkan sebagai kontrol arm ini berperan sebagai pengatur pergerakan roda kendaraan, baik itu kontrol pergerakan turun naik atau pergerakan mundur-maju. Berikut fungsi lower arm pada kaki kaki kendaraan:

1. Tempat knuckle arm

Fungsi Lower Arm yang pertama adalah sebagai tempat menyokong knuckle. Knuckle, sama seperti yang telah kita kenali, sebagai komponen tempat di mana roda (ban dan velg) terpasang berikut dengan hub dan komponen rem.

Lower arm akan menyokong knuckle, roda, dan piranti rem lewat sebuah ball joint yang tersambung dengan bagian bawah knuckle. Dengan demikian knuckle dapat bebas bergerak dan tidak terlilit dengan lower arm.

Pada bagian lain dari lower arm akan tersambung dengan kerangka dan body kendaraan. Disebelah itu terpasangkan bushing yang biasa dibuat dari karet kenyal supaya pergerakan lower arm jadi lembut, tidak kasar dan nyaman.

2. Mengatur pergerakan roda

Fungsi Lower Arm selanjutnya adalah sebagai komponen yang hendak mengatur pergerakan roda. Pergerakan roda yang mengarah ke atas dan ke bawah dan maju dan mundur karena dampak gerak dari sopiran akan terbatasi pergerakannya oleh lower arm ini.

Baca Juga  Pengertian Gardan (Differential) & Fungsinya

Disamping itu, lower arm tersambung dengan shock absorber hingga langsung dampak peredaman karena surprise sepanjang perjalanan bisa terjadi lower arm ini. Dengan demikian, karena itu status beberapa sudut kemiringan roda tetap dipertahankan pada tempatnya hingga selalu terbangun dan membuat sopiran jadi nyaman dan aman.

3. Pastikan roda bergerak selaras

Fungsi Lower Arm yang paling akhir adalah sebagai komponen yang berperan untuk pastikan roda bisa membelok, bergerak selaras dengan beberapa sudut setir yang sama sesuai di antara roda kanan dan roda kiri kendaraan.

Bagian ujung paling luar dari lower arm yang dekat roda dan menggenggam bagian knuckle tersambung dengan sebuah ball joint. Dengan demikian, roda bisa membelok dan bergerak dengan bebas ikuti ke mana arah perputaran steering di belokkan.

Diatas adalah ulasan terkait fungsi lower arm pada kendaraan. Semoga dapat menambah wawasan pengetahuan.